Pages

Sunday, July 25, 2010

SATU KATA UNTUK HARI INI!!




"Bukan pngkat yang memuliakan MANUSIA, tetapi manusialah yang memuliakan PANGKAT

~nicolo machivelli~










“Kedudukan manusia boleh menjadi lebih mulia daripada malaikat jika akal mereka boleh menundukkan nafsu, tetapi mereka akan menjadi lebih teruk daripada binatang jika hidup bertunjangkan nafsu”

Imam al-Ghazali

Saturday, July 24, 2010

SESEKALI MENGELUH  ??!!

Letih...-_-
Letih memikirkan segala masalah di depan mata.
Namun, adakah wajar untuk aku letih?
Sebanyak mana usaha aku andai dibandingkan usaha para Nabi & para sahabat.
Berapa banyak usaha aku ini berbanding usaha Hasan L-Banna.
Layakkah aku berasa letih??? Malu3x


Kecewa?!
Hampir setiap jalan yang redah menemui jalan buntu.
Sahabat-sahabatku makin pergi  satu persatu.
Namun, aku?
Adakah layak untuk aku kecewa?
Sedangkan Rasullullah saw yang ditolak oleh kaum sendiri pun tidak pernah berputus asa dalam perjuangan,
Maka, siapalah aku untuk kecewa.

Sibuk!??
Sibuk menjalankan amanah-amanah yang ditaklifkan,
Sehingga terlupa masa untuk diri,
Namun, layakkah aku  untuk men gaku diri ini sibuk?
Jika aku sibuk, bagaimana dengan Imam Syafie’. Imam Ghazali & imam nawawi?
Apalah aku dibanding dengan mereka yng jauh lebih sibuk dan jauh lebih besar amanah mereka dari aku.

Pedih?!?
Pedih hati  & fizikal ini apabila mengahdapi ujian dalam perjuangan ini.
Namun, apalah erti kepedihan ini dibandingkan dengan Bilal  Ibnu Rabah yang dihimpit dengan batu kerana menegakkan kalimah Allahu Ahad!!

Hampa..........
Hampa apabila amar makruf Nahi Munkar yang dijalankan tidak diendahkan.
Adakah ini alasan untuk berhenti berjuang?
Sedangkan Nabi Nuh yang beratus tahun berdakwah, hanya sebilangan kecil, kaumnya mengikutinya,
Namun, adakah baginda Berputus asa?



Adakah kita selaku pendakwah ini selalu mengeluh? Mengapa perlu kita mengeluh?
Sedangkan sewaktu kita mengaku keIslaman diri, kita sudah menandatangi kontrak dengan Allah.
Kontrak seumur hidup. Kontrak untuk bekerja untuk agamaNya.
Jadi, mengapakah kita mengeluh? Tiada alasan untuk berputus asa. Hanya ada satu jalan untukku.

GIGIH BERUSAHA!!!

Monday, July 5, 2010

Hidup biar bermatlamat




People with GOALS succeed because they know where they are Going...!


Wassalam.

Friday, July 2, 2010

resensi:TARBIYAH RUHIYAH

Seorang sahabat memperkenalkan kepada saya sebuah bacaan fikrah "TARBIYAH RUHIYAH" oleh DR. Abdullah Nashih Ulwan. Malangnya..saya belum berpeluang untuk mendapatkan buku tersebut..Jadi saya pun mencari-cari tentangnya di arena tanpa sempadan (internet) ini... alhamdulillah..kutemuinya...apa salahnya jika saya kongsikan di sini beberapa intipati buku tersebut...


DR. Abdullah Nashih Ulwan dalam bukunya yang berjudul Tarbiyah Ruhiyah menyebutkan bahwa ada lima faktor penting dalam mencapai takwa.

1. Mu’ahadah

Mu’ahadah adalah mengingat perjanjian-perjanjian yang telah kita buat kepada Allah. Hendaknya setiap kita menyendiri dan mengingat perjanjian-perjanjian yang telah kita buat kepada Allah. Dengan mu’ahadah kita akan tetap istiqamah dalam melaksanakan syariat Allah

2. Muraqabah

Muraqabah adalah merasakan keagungan Allah di setiap waktu dan keadaan, serta merasakan kebersamaannya dalam sepi maupun ramai. Dengan muraqabah kita akan ikhlas, karena setiap fi’il adalah untuk-Nya. Dengan muraqabah kita akan istiqamah. Tak terpengaruh oleh situasi dan kondisi.

3. Muhasabah

Makna muhasabah adalah hendaknya seorang muslim menghisab dirinya setelah melakukan sebuah amal. Apakan amal itu benar-benar semata untuk meraih ridha Allah ataukah tercampur dengan kepentingan pribadi, riya, ujub atau malah telah mengurangi hak-hak orang lain? Apakah amal yang kita lakukan sudah maksima? Atau dilaksanakan sekedarnya?Di samping itu muhasabah juga melakukan perhitungan diri antara amaliyah dan dosa. Apakan amaliyah yang kita lakukan sudah cukup menutup dosa? Lalu bagaimana dengan taubat kita? Dengan muhasabah kita akan terbebas dari penyakit hati.

4. Muaqabah

Muaqabah adalah pemberian denda. Sudah sepatutnya bagi kita jika kita telah melalaikan Allah, kita denda diri kita sebagai mana orang tua memberi hukuman kepada anaknya yang bersalah. Semoga dengan melakukan muaqabah kita menjadi jelik untuk berbuat dosa.

5. Mujahadah

Mujahadah adalah bersungguh-sungguh dalam melaksanaan ibadah. Di sana ada makna memaksakan diri untuk berbuat yang terbaik, menyerahkan yang terbaik dan mengoptimumkan diri dalam beramal. Ibadah adalah tarbiyah. Dengan mengerahkan diri untuk beramal, itu ertinya kita membangkitkan potensi yang terpendam dalam diri kita. Maka integriti kita akan semakin meningkat.


Faktor-faktor yang menyuburkan ruhiyah

Faktor-faktor tersebut dapat diklasifikasikan menjadi 2 iaitu kelompok yang berkaitan dengankepekaan jiwa dan kelompok amaliyah lahiriyah.

1. Yang termasuk kelompok yang berkaitan dengan kepekaan jiwa adalah:


a. Selalu merasakan muraqabah kepada Allah

Hendaklah kita selalu meyakini bahwa Allah selalu bersama kita dimanapun kita berada. Ia Maha Melihat, Maha Mendengar, juga Maha Mengetahui. Dan dalam muraqabah secara konsisten ini cukuplah kita mencontoh Umar ibn Khattab r.a. Disana ada seorang gembala yang muraqabah, seorang gadis yang muraqabah, juga seorang istri mujahid yang muraqabah.


b. Mengingat kematian dan kehidupan sesudahnya

Apabila seorang mukmin senantiasa mengingat bahwa kematian pasti menjemputnya, lalu ia akan ditanya dalam kesendiriannya dalam kubur, tentu hatinya akan peka kepada perasaan takut kepada Allah, jiwa raganya akan tergerak untuk beramal shalih demi membawa bekal kepada hari yang dijanjikan. Karenanya maka dzikrul maut adalah sesuatu yang urgent untuk dilakukan. 

Bahkan Rasulullah pun menegaskan bahwa mukmin yang paling bijak adalah mukmin yang paling banyak mengingat mati dan paling banyak persiapannya untuk menghadapinya. 


c. Membayangkan hari Akhirat dan hal-hal yang berkaitan dengannya

Ketika kita membayangkan peristiwa-peristiwa yang di alami oleh ahli surga dan ahli neraka, kejadian dipadang mahsyar, dibaginya catatan amal perbuatan, perjalanan pada titian sepertujuh rambut, maka kita akan terlecut untuk beribadah dan bersungguh-sungguh mendekatkan dirinya pada Allah. Bahkan seluruh jiwaraga akan bangkit untuk melaksanakan amal shalih untuk hari akhir nanti agar kita termasuk orang-orang yang saling ridha kepada Allah.

Karena itu marilah kita bayangkan peristiwa-peristiwa itu:

  • Di mana kita dibangkitkan dari kubur dalam keadaan ridak berpakaian dengan cemas yang mengabut cuaca
  • Di mana mentari mengusap kepala dan peluh mengolam laut
  • Di mana bumi menjadi saksi bicara dan kita tak mampu berharap
  • Di mana kita melupa siapa di atas mizan, di depan kitab perbuatan dan pada titian jahanam
  • Di mana jasad menghianati nafsu dan lisan
Marilah kita ingat pula tentang gelapnya jahanam, tentang dalamnya neraka, tentang bahan bakarnya adalah batu dan kita, tentang busuk baunya, tentang zaquum, juga tentang airmata darah ahli neraka yang memarit.

Tetapi jangan pula dilupakan bahwa Allah juga telah menyiapkan untuk hamba-hamba-Nya yang shalih apa yang tak pernah terlihat oleh mata, tak pernah terdengar oleh telinga dan tak pernah terdetik di dalam hati manusia. Yakni diperkenankan untuk melihat Allah secara langsung sebagai nikmat yang terbesar.


2. Faktor-faktor Amaliyah Lahiriyah:

a. Tilawah Al-Qur’an dengan tadabbur

Bacaan yang disertai tadabbur yang khusyu’ mampu mempertajam pandangan yang sudah tumpul, pemusnah pandangan yang sempit dan ubat bagi hati yang sakit. Hendaknya kita menjadikan al-Qur’an sebagi sahabat yang tak pernah kita tinggalkan barang sehari. Karena dengan Al-Qur’an kita menjadi dekat dengan Allah. Ialah furqan yang membedakan haq dan batil. Biarkan Qur’an menyapa hati, ruh dan fikiran kita. Dengan menjadikan Qur’an sebagai rujukan kita tak akan tersesat dalam berjalan.

b. Hidup bersama dengan Rasulullah dan mencontoh sirahnya yang Agung

Beruntunglah kita sebagai umat Muhammad saw. Karena beliau adalah uswah hasanah, qudwah shalihah dan pedoman terbaik di dunia ini. Allah telah memilihkan bagi kita sosok tanpa cela untuk diikuti. Seorang raja yang juga rahib. Seorang bijaksana yang juga pemberani.
Sudah sepatutnya seorang da’i mencontoh Rasulullah dalam beragama dan keduniawian. Dalam ibadah, dalam kezuhudan, ketakwaan, kesabaran dan kelembutan, keteguhan prinsip, keberanian, kekuatan fisik, serta kehangatan cintanya.

c. Selalu menyertai orang-orang pilihan yang mereka yang berhati bersih dan mengenal Allah.

Seseorang itu bersama dengan orang yang dicintainya. Karena itulah kita patut untuk bergaul dan bersama dengan orang-orang yang shalih dan ikhlas. Kita memerlukan mereka karena mereka akan menjaga ketakwaan kita. Meliputi lingkungan kita dengan dzikir dan ketaatan. Saling menasehati dalam kebenaran, dalam kesabaran dan dalam kasih sayang. Hidup seorang mukmin dengan orang yang salih seperti hidup seekor ikan di dalam kolam.Sungguh indah ukhuwah dalam iman dan ketakwaan, percintaan dalam pengabdian, persaudaraan dalam jihad dan kebenaran, dan kasih-sayang dalam penghambaan.

d. Dzikir kepada Allah dalam setiap waktu dan kesempatan

Dzikir adalah mengingat Allah dalam semua kondisi. Dzikir terdiri atas dzikir hati, pikirian, lisan dan perbuatan. Dzikir perbuatan mencakup tilawah, ibadah dan menuntut ilmu. Berdzikirlah dengan sungguh-sungguh secara konsisten. Semoga kita naik ke ketinggian rohani, mendapat kehormatan dalam munajat, menjadi seorang yang khusyu’, dan tak pernah terjebak dalam maksiat kepadanya.

e. Menangis kepada Allah dalam waktu khalwat

Kala kita berkhalwat (qiamullail), membayangkan keberpalingan kita dan kemaksiatan yang kita lakukan, membayangkan akhirat dan bekal yang telah kita persiapkan untuknya, membandingkan kualiti ibadah kita dengan para salafus-shalih, maka semoga hati menjadi lembut, jiwa menjadi bergetar, dan tanpa terasa airmata jatuh di pipi. Tak hanya itu, hendaknya kita mampu menangis karena: takut riya dalam ibadah, takut ujub dalam kecukupan, takut nifaq dalam bergaul, dan takut sombong dalam berhias. Sungguh dosa-dosa itu tak pernah kita sadari menyelusup dengan halus ke dalam hati yang merasa aman dalam pengabdian kepada Allah.

Orang yang paling takut adalah orang yang paling mengenal dirinya dan Rabb-nya. Karena itulah Allah telah memberikan keistimewaan pada tangisan kita hari ini dengan tawa diakhirat kelak. Orang yang menangis berada dalam naungan pada hari tak ada naungan kecuali naungan Allah. Orang yang menangis, akan terbebas dari azab Allah. Orang yang menangis berada dalam ampunan dan maghfirah-Nya. Dan orang yang menangis berada dalam limpahan cinta dan kasih-Nya.

f. Bersungguh-sungguh membekali diri dengan Ibadah nafilah.

Ibadah nafilah merupakan saranan pembekalan diri seorang hamba apabila si hamba merasa kurang dengan kewajiban-kewajiban yang telah ia laksanakan. Semoga dengan ibadah nafilah kita diangkat ke tempat yang terpuji.Sebenarnya banyak sekali ibadah nafilah yang dapat dilaksanakan, beberapa yang terpenting di antaranya : Shalat Lail, Shalat Dhuha, Shalat Awwabin, Shaum Senin-Kamis, Shaumu-Daud, Shaum Yaumul-‘Arafah, Shadaqah Nafilah dll.

Pengaruh Tarbiyah Ruhiyah dalam Pembinaan, Perbaikan dan Pembaharuan Ummat

Apabila kita telah memancarkan rohani, berhubungan erat dengan Allah dan ketakwaan, maka tersingkaplah makna dan hakikat. Terbukalah rahsia-rahsia yang hanya dapat di tangkap oleh orang yang bijak dan takwa. Apabila jalan rohani telah kita daki. Dan darjat takwa telah kita raih. Cinta kasih-Nya telah meliput diri. Maka Cahaya Iman akan memancar dalam setiap desah nafas. Cahaya itu akan menyapa sekeliling bagai mentari. Jika cahaya itu menyirami hati yang kerontang, maka suburlah hati itu. Jika cahaya itu menyinari kegelapan batin, tentu teranglah ia.Maka jalan da’wah akan terasa mudah, perjuangan akan terasa ringan, dan pengorbanan menjadi suatu kejamakan. Kekuatan ruhani inilah yang nantinya menjadi senjata yang mematahkan tiang pancang kebatilan, menghancurleburkan kemaharajalelaan, dan proklamator kemenangan da’wah dan peradaban islam.Semoga kita mewujudkannya. Amin.

p/ss:>>semoga suatu hari nanti saya akan memperoleh buku ini..

Thursday, July 1, 2010

Sahabat,....! tolong ingatkan saya


Tolong ingatkan saya
andai saya terlupakan Tuhan
dalam kelapangan dan kesibukan
dalam kesenangan dan kesusahan. 
Tolong ingatkan saya
dengarlah dan bacalah Al-Quran
tika dunia penuh hib
uran
tika hari penuh kelapangan.

Tolong ingatkan saya
di mana silamnya zahirku
jika aurat didedahkan
disingkat, diketat dan dijarangkan.

Tolong ingatkan saya
jadilah sahabat yang baik
sentiasa memberi peringatan
sentiasa menerima teguran.
Tolong ingatkan saya
kalau bercinta biarlah kerana-Nya
dalam memilih utamakan iman
kelak ikatan dihindari syaitan.

Tolong ingatkan saya
hidup ini satu kembara
kutiplah mutiara dalam perjalanan
moga di sana menjadi bekalan.
Tolong ingatkan saya
diri ini milik Yang Kuasa
kepada-Nya jiwa diserahkan
segala-segala Dialah tumpuan.

Tolonglah ingatkan saya....
....::Indahnya hidup ini jika segala-galanya kerana ALLAH::... 
~Mencari dan terus mencari CinTa IlaHi~ 

Tuesday, June 29, 2010

Cita-citaku


Lagu cita-citaku nie, nyanyian kumpulan nada murni... lagu nasyid lame2... huhuhuh... suke lagu nasyid yang lame2 sebabnye, liriknye sampai ke hati... lagu nasyid skrg, liriknye bagos, ader seni, ader unsur nasihat, tapi kekadang tuh kurang sampai ke hati... hanye sedap ntok nyanyi di mulut jer... roh nye xde... hmm... nie pendapat aku jer, mungkin bagi org laen, laen pulak pendapatnye... 

Bagi aku, lirik lagu nie membawa maksud yg sangat mendalam n tinggi nilainye... cita-cita umat Islam yang menyintai agama Islam... ingin meninggikan Islam, menegakkan kembali daulah Islamiyah yang pernah jatuh satu ketika dulu... banyak mecej yg aku dpt dr lirik lagu nie... biler tahap iman menurun, semangat pon mule hilang... lagu nie la yg bantu sket sebyk ntok naekkan semangat balik... huhuh

Setiap pencinta Islam, ingin cita-cita ini tercapai... supaye Islam dijulang di seluruh dunie... tapi, cita-cita nie hanya sekadar cita-cita jika xde gerak kerja dan usaha ke arah merealisasikan cita-cita nie...

Bukan mudah ntok mencapai cita-cita nie... penoh dengan kepayahan dan onak ranjau... memerlukan pengorbanan dr pencinta2 Islam... berkorban dari segala segi... perlu mengikut langkah2 yang ditetapkan ntok mencapai cita-cita nie... tuh la dier, yg dipanggil kaedah sulbah... ader juga yang memanggil langkah2 nie sebagai maratib amal...

Walau pon terdapat sedikit perbezaan antara kedua-dua langkah nie, tapi, hakikatnye matlamat kedua-duanya ialah ntok menegakkan khilafah islamiyah di atas muka bumi nie... nak x nak, kite perlu akur pada sunnatullah nie... kite perlu bermula dengan individu muslim, keluarga muslim, masyarakat muslim, negara Islam dan akhirnya tamadun Islam...

Aku xtaw biler cita-cita nie dapat terlaksana... cume yg aku harap, aku sudah mulakan langkah pertame iaitu membina individu muslim... andai aku sudah dapat membina individu muslim dalam diri aku n org d sekeliling aku, aku harap aku dapat ke peringkat seterusnye iaitu baitul muslim dan seterusnye kepade masyarakat muslim... andai aku mati di pertengahan jalan, aku berharap dan yakin, akan ada pencinta2 Islam yang lain yang akan menyambung perjuangan ke peringkat seterusnya iaitu daulah islamiyah dan akhirnya khilafah islamiyah...

Ameen...


Monday, June 28, 2010

PALESTINE WILL BE FREE

Lyrics: Maher Zain & Bara Kherigi
Melody: Maher Zain 





Every day we tell each other
That this day will be the last
And tomorrow we all can go home free
And all this will finally end
Palestine tomorrow will be free
Palestine tomorrow will be free

No mother no father to wipe away my tears
That’s why I won’t cry
I feel scared but I won’t show my fears
I keep my head high
Deep in my heart I never have any doubt
That Palestine tomorrow will be free
Palestine tomorrow will be free


I saw those rockets and bombs shining in the sky
Like drops of rain in the sun’s light
Taking away everyone dear to my heart
Destroying my dreams in a blink of an eye
What happened to our human rights?
What happened to the sanctity of life?


And all those other lies?
I know that I’m only a child
But is your conscience still alive

I will caress with my bare hands
Every precious grain of sand
Every stone and every tree
‘Cause no matter what they do
They can never hurt you
Coz your soul will always be free

Palestine tomorrow will be free
Palestine tomorrow will be free



~wan zain~ hahaha

Friday, June 25, 2010

Halaqah Versi Baru ~ Sentuhan Qalbu

                      Alhamdulillah, berkesempatan untuk menonton siaran Halaqah siri Sentuhan Qalbu yang buat kali keduanya diadakan menerusi siaran televisyen kita. suatu yang dianggap mustahil pada suatu masa dulu akan keberkesanan jika disiarkan melalui siaran televisyen tempatan yang sentiasa mempunyai banyak iklan.


           Tahniah kepada TV9 kerna telah berjaya mewujudkan paradiqma baru  dalam seni dakwah tanah air kita. Slot yang sebegini selalunya hanya dijadikan sebagai slot Muhasabah bag kebanyakan kem-kem dan program-program motivasi yang sering dibawa oleh pakar pakar motivator kita yang mahir menyentuh hati peserta-peserta.





             Program Halaqah Sentuhan Qalbu yang membawa isu Pohon Tauhid. mengupas dan mendalami apakah jenis pohon tauhid yang ada pada kita.

“Jadilah seperti pohon Tauhid yang segar & hidup subur dengan mengenali Ehsan,Iman & Islam sbg nilai pencerahan rohani, seperti yang diajarkan Malaikat Jibrail a.s kepada Rasulullah s.a.w.”


Thursday, June 24, 2010

Aktifkan Diri-MU....

assalamualaikum wbh

                   Asif ya sahabat, da lama da x update kan.. insyaAllah mga diberi kelapangan dan keberkatan masa untuk berada di medan "Perjuangan Air Liur" ini... tapi walau bagaimanapun, ana cuba mengisi sedikit kekosongan dan keusangan blog ini dengan  gambar2 dibawah. mga menjadi inspirasi dan aspirasi buat kita meneruskan perjuangan ini insyAllah.










maasalamah wa ilaliqa'

Wednesday, June 16, 2010

AYUH, JADIKAN BULAN REJAB INI SEBAGAI BULAN PALESTINA!!

Seruan YB Ustaz Nasharuddin Md Isa dan disahut oleh Tuan Guru Nik Abd Aziz Nik Mat didalam Ucapan Penangguhan mereka semalam, menyeru kita supaya senantiasa menyambut Bulan Rejab yang mendatang (iaitu bermula hari ni 1Rejab = 14hb Jun) sebagai Bulan kita menghayati Isra & Mikraj yang berlaku dan berkaitan dengan Masjidil Aqsa,    Menjadikan bulan ini saban tahun sebagai Bulan Al Aqsa, Bulan Baitul Maqdis, Dan Bulan Palestina.

Thursday, May 20, 2010

Tanpa Agama

Album : Mahabbah
Munsyid : Rabbani
http://liriknasyid.com


RABBANI - TANPA AGAMA
Album : Mahabbah

Tanpa agama manusia binasa
Tanpa ilmu manusia buta
Tanpa iman manusia sengsara
Tanpa ukhuwah manusia terseksa

Ada agama datangnya pelita
Ada ilmu datangnya harta
Ada harta datangnya derma
Ada ukhuwah datangnya saudara

Agama Tuhan dapat membina
Pekerti tinggi budi mulia
Seluruh dunia negara dan bangsa
Aman sentosa damai bahagia

Agama Islam agama yang suci
Mari bersama kita hayati
Untuk mendapat keredhaan Ilahi
Mudah-mudahan kita diberkati

Tiada tuhan kecuali Allah
Tuhan yang Esa lagi Pemurah
Nabi Muhammad utusan Allah
Hindarkan dari jalan yang salah

Senilagu & Senilirik : Hakcipta Terpelihara

download lagunya mp3 disini:


Tuesday, May 18, 2010

Bila otak da sarat..

Pernah x rasa blurr, x bleh nk pk papa..
Pernah x rasa, berat sgt pala otak..

Biaq la org nk kata pala ho ka.. apa ka.... biaq la...
Yang penting otak aku dapt jalan semula.. aku berharap otak aku dapt kembali seperti sedia kala... fikiran kembali waras.. mampu tafsirkan, mampu susun satu demi satu... fikir aku mampu akan aku mampu..
Akan aku biarkan otak memainkan peranan dia..
Aku slalu salah... salah anggap pada otak aku.. memandang rendah n remeh padanya.. apa benar aku tidak mampu??
Wahai otak.. aku thiqah padamu.. buatlah apa yang engkau rasa nk buat.. fiukirlah apa yang engkau rasa perlu fikir...  x akan aku halanginya lagi...
Otak-otak... makan pun sodap..
Setengah orang tanya, akai ada ka..?
Uish.. kasaq nampak.. abdul wahib kata kalau x percaya “operate lah dada, xray lah hati”

Fuhh..
Wahai otak.. lepas ni, supaya engkau bertambah shat..
Akan aku benarkan engkau berfikir YA, AKU BOLEH!!! Sebelum engkau fikirkan soal TIDAK BOLEH!!!
Aku pasti akan berdepan dan mendepani... apa saja rintangan alah kecik ja pun...
TGNA pernah berkata “Hanya duri-duri kecil ja pun”

wallahualam

Monday, May 17, 2010

Bila kompang dipalu..

Pabila Abg Farid bersiul-siul girang muzik 'Barakallah'
Sampai Bilal pun menjadikan lagu tema blognya..
Sehinggakan aku pun mengulang-ulang video klipnya setiap hari...
Mendengar dengan tidak memahami...

Apakah petandanya..?  Adakah kerana aura Maher Zain telah menular ke Malaysia?? Maher Zain bagi skit klue nya... ermm




 BARAK ALLAHU LAKUMA

We're here on this special day
Our hearts are full of pleasure
A day that brings the two of you
Close together
We're gathered here to celebrate
A moment you'll always treasure
We ask Allah to make your love
Last forever

Let's raise our hands and make Do'a
Like the Prophet taught us
And with one voice
Let's all say, say, say

بارك الله لكما وبارك عليكما
وجمع بينكما في خير

From now you'll share
all your chores chores
Through heart-ship to support each other
Together worshipping Allah
Seeking His pleasure

We pray that He will fill your life
With happiness and blessings
And grants your kids who make your home
Filled with laughter

Let's raise our hands and make Do'a
Like the Prophet taught us
And with one voice
Let's all say, say, say

بارك الله لكما وبارك عليكما
وجمع بينكما في خير

بارك الله
بارك الله لكم ولنا

الله بارك لهما
الله أدم حبهما
الله صلّي وسلّم على رسول الله

الله تب علينا
الله ارض عنا
الله اهد خطانا
على سنة نبينا

Let's raise our hands and make Do'a
Like the Prophet taught us
And with one voice
Let's all say, say, say

بارك الله لكما وبارك عليكما
وجمع بينكما في خير

Ya Allah... hanya padamu...

Thursday, May 13, 2010

CURI-CURI MEMBACA

Assalamualaikum wbh..


Tiada masa senggang, cuti yang sagt cemburu.. penuh dgn pelbagai aktiviti yang berturut-turut.. masih x sempat nk karang lagi komentar dan fikrah di laman sesawang ni.. setiap hari posting adalh 'AutoPublish'... hari ni baru sempat nk bersama laptop kesayngan..


wat masa ni... aku tgh cuba utk menghabiskan membaca buku-buku yang di beli semasa Pesta Buku Negeri KAngar baru ni...


3 buah da selesai..


1) The Magic of Thinking Big - David J.Schwart
2) Kekinian  & Kemodenan -Prof Dr. Yusuf  Al-Qaradhawi
3) Di Mana Kesilapan Kita- Prof Dr. Yusuf  Al-Qaradhawi


Doakan aku sempt menghabis membaca buku 'The 360degree Leader- John C. Maxwell"






buat sahabat-sahabat dan anak buah yang berminat untuk membaca buku-buku diatas, sedkit pesanan dari Prof Dr Yusuf Al-Qaradhawi "jangan terlalu percaya kepada ilmu manusia, kerana mereka hanya mengambil apa yang di'sangka' baik bagi mereka" . Namun kita boleh membaca untuk mengutip mutiara-mutiara hikmah yang hilang dari Umat Islam.. TAPI.. berhati-hati dengn ilmu mereka..


wallahualam..

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails